Dibalik Keindahan Landmark Lisbon

Sejarah yang Panjang dibalik Keindahan Landmark Lisbon

Lisbon, ibukota Portugal yang simpan banyak riwayat namun ada sejarah panjang dari keindahan dari landmark lisbon.

Peradaban di kota ini sudah diawali semenjak beberapa ribu tahun lalu. Menurut pencarian, Lisbon ialah kota paling tua kesembilan di Benua Eropa. Tidaklah aneh bila di situ ada banyak bangunan-bangunan dan warisan monumental.

Dibalik Keindahan Landmark Lisbon

Menariknya kembali, Lisbon berada di atas tujuh bukit dan bersebelahan dengan Sungai Tagus. Panorama yang dijajakan oleh kota ini benar-benar tanpa duanya.

Keindahan Landmark Lisbon tidak mempunyai gedung pencakar langit, hingga mata kamu betul-betul bebas melihat ke semua arah.

Atap-atap bangunannya yang seragam membuat kota ini instagrammable waktu difoto di atas bukit.

Landmark Ikonik Yang Wajib Dikunjungi

Agar dapat nikmati Keindahan Landmark Lisbon dengan optimal, yakinkan kamu masukkan 10 landmark iconic ini ke dalam itinerary-mu, ya. Tidak boleh akui telah ke Lisbon jika belum beberapa foto di beberapa tempat ini.

  1. Lift Santa Justa

Daerah Kota Lisbon yang berbukit-bukit membuat warga di situ kecapekan waktu melancong. Supaya masyarakat tak perlu mendaki dan menuruni bukit, dibuatlah lift Santa Justa ini pada awal tahun 1900-an.

Lift Santa Justa ialah lift di Lisbon dan adalah langkah paling cepat untuk keluar dari lingkungan Baixa ke area Bairro Alto.

Ini disahkan selaku salah satunya mekanisme angkutan umum kota pada 10 Juli 1902 dan disebutkan Elevador do Carmo (Carmo Lift). Warga Lisbon benar-benar semangat untuk coba hal baru ini hingga pada hari awal, 3.000 ticket terjual. Lift sukses besar, sebab sebelumnya ada, benar-benar susah untuk lakukan perjalanan di atas ke bawah Lisbon dan kebalikannya.

Elevador de Santa Justa berdiri setinggi 147 kaki (45m) dan susunannya dibuat dengan style yang serupa seperti arsitek Prancis populer, Eiffel. Keserupaan di antara bentuknya dan Elevator ini bukan kebenaran, sebab lift ini dibuat oleh Raoul Mesnier de Ponsard, yang disebut penggemar Gustave Eiffel dan mengaplikasikan tehnik yang serupa yang dipakai di sejumlah funicular di Prancis pada waktu itu.

Lift mempunyai dek pengamatan yang mengagumkan dibagian atas dan tawarkan panorama Baixa yang mengagumkan. Semenjak dibuka untuk umum, itu sudah jadi salah satunya pemikiran terpopuler di Lisbon.

Carmo Lift sebelumnya memakai tenaga uap sampai 6 November 1907, saat sebuah motor listrik terpasang. Sekarang ini lift Santa Justa terbuka untuk pelancong. Kamu dapat naik sampai ke pucuk menara dan nikmati panorama Kota Lisbon. Disana, kamu dapat menyaksikan Kastil Sao Jorge, Katedral Lisbon, dan Sungai Tagus.

  1. Praca do Comercio

Berikut alun-alun dengan panorama paling indah di Portugal, bahkan bisa saja di Eropa. Alun-alun ini segera menghadap menuju Sungai Tagus. Tempat ini pas sekali untuk didatangi waktu kamu pengin jalan-jalan rileks pada sore hari.

Walau nampak cantik, Praca do Comercio simpan banyak riwayat gelap. Di posisi ini, dahulu berdiri istana kerajaan. Istana itu remuk karena gempa bumi hebat pada tahun 1755. Satu 1/2 era selanjutnya, di tahun 1908, alun-alun ini jadi saksi terbunuhnya Raja Carlos I. Kejadian itu jadi awalnya robohnya mekanisme monarki di Portugal.

  1. Kafe Martinho de Arcada

Di mana kembali kamu dapat mendapati cafe berumur 238 tahun jika bukan di Lisbon. Ya, Kafe Martinho da Arcada ini sudah berdiri semenjak tahun 1782. Di cafe ini, penyair ternama Portugal, Fernando Pessoa menulis puisi-puisinya.

Di sini kamu dapat mencicip sajian yang sudah dicicipi warga Lisbon sepanjang beberapa ratus tahun. Sajian unggulan yang harus dicoba ialah pasteis de bacalhau, jajanan serupa kroket yang dibuat dari ikan cod.

Tidak tertinggal, cafe ini menyediakan bermacam kopi bermutu tinggi. Kamu dapat menyesap kopimu di tempat indoor atau outdoor sambil memerhatikan aktivitas di seputar Praca do Comercio.

  1. Arc de Rua Augusta

Pengin menyaksikan Sungai Tagus lebih terang dan melihat panorama beberapa kapal pesiar dan yacht yang berakhir lalang? Kamu dapat melakukan di Arc de Rua Augusta yang berada di Praca do Comercio. Dari pucuknya, kamu dapat melihat ke semua Kota Lisbon dan Sungai Tagus.

Bangunan ini dihias dengan bermacam patung. Dibagian teratas, ada patung dewi-dewi yang menyimbolkan kemasyhuran, keberanian, dan kepandaian. Di sebelahnya, berdiri patung Vasco da Gama si pelacak dan Marquis of Pombal, bangsawan yang membuat Praca do Comercio.

  1. Katredal Lisbon

Dikenali selaku bangunan paling tua di Lisbon, katedral (Sé de Lisboa) terang nampak dibuat untuk tetap bertahan lama.

Dibanding dengan arsitektur Manueline yang ceroboh di Biara Jeronimos , garis-garis katedral Romawi terlihat lumayan keras.

Bersama-sama dengan tembok kastel dan sela panah di menara Katedral Lisbon, seperti katedral Portugis yang lain pada periode itu, mempunyai performa seperti benteng seperti gereja.

Pekerjaan diawali di katedral pada 1147, tahun yang serupa saat Lisbon diambil datang dari bangsa Moor.

Dibuat di situs mushola khusus Moor, Sé berperan selaku monumen pembebasan Lisbon dan benteng bila orang Moor kembali.

Tidak lama sesudah katedral dibangun, sisa-sisa Santo Vincent dari Saragossa era ketiga, santo perlindungan Lisbon, dibalikkan dan ditaruh di katedral.

Kabarnya sesudah mati syahid, badan St Vincent diproteksi oleh temanan burung gagak, dan sampai ini hari gagak masih jadi lambang Lisbon. Warisan ini saat ini tersimpan di sakristi (atau daftar) katedral.

Fasad katedral yang simpel dan seperti benteng ini diselingi oleh jendela mawar besar yang ditaruh di atas pintu masuk utama; ini dan dua menara lonceng ialah tanda-tanda paling terang dari arah pembangunan itu.

Sebagian besar arsitektur katedral berpenampilan Romawi, walau ada dampak Gotik yang lumayan besar untuk disaksikan di beberapa bagian yang ditambah pada era ke-13.

Pengecualian ialah kapel khusus yang dibuat kembali sesudah gempa bumi dengan style neoklasik dan Rokoko yang lebih warna dengan marmer warna.

Pekerjaan perbaikan bersambung sampai era ke-20 dengan jendela mawar dibuat datang dari pecahan aslinya di tahun 1930-an. Sepanjang masa restorasi ini, banyak feature neoklasik, baik dalam atau di luar, di hilangkan untuk memberikan katedral penampilan era tengah yang lebih orisinal.

Sepanjang tahun-tahun ini, penggalian halaman biara sudah mengutarakan banyak penemuan arkeologi yang dari jaman Romawi

  1. Kastil Sao Jorge

Tidak ada yang mengetahui tentu kapan kastil ini pertama kalinya dibangun. Riwayat menulis, seringkali berlangsung persaingan perebutan, kastil ini dibuat ulangi oleh Bangsa Moor di era kesepuluh. Dahulunya kastil Sao Jorge berperan selaku benteng, sekarang bangunan itu dipakai selaku tempat rekreasi dan museum.

Kastil ini berada di bukit Sao Jorge, yakni bukit paling tinggi di Lisbon. Tentu, panorama di atas sana sangat cantik. Terletak yang vital memungkinkanmu menyaksikan Praca de Comercio dan Sungai Tagus.

  1. Padrao dos Descobrimentos

Bangsa Portugis kemungkinan ialah lawan leluhur kita. Tetapi tidak ada kelirunya kita berkunjung monumen yang dibuat untuk menghargakan beberapa pelacak ini untuk sekedar pelajari riwayat dari pemikiran mereka.

Di monumen Padrao dos Descobrimentos ini kamu bisa menyaksikan patung-patung dari beberapa orang yang berjasa atas penelusuran Bangsa Portugis, seperti Vasco da Gama dan Alfoson de Albuquerqe. Nama mereka kedengar kerabater, ya? Itu sebab kamu pernah membaca cerita mereka di buku riwayat.

  1. Biara Jeronimos

Penelusuran yang dilaksanakan Vasco da Gama bawa imbas yang besar sekali untuk negara Portugal saat itu. Kabarnya, saat sebelum melaut, Vasco da Gama berdoa dalam suatu gereja yang sekarang jadi Biara Jeronimos. Jasad si pelacak itu juga disemayamkan di biara ini.

Biara yang tercatat selaku Situs Peninggalan Dunia UNESCO ini dikuasai dengan warna putih. Yang jadikan bangunan ini unik ialah ukir-pahatan-ukiran di sejauh dindingnya yang cantik dan benar-benar mendalam.

  1. Pasteis de Belem

Tidak komplet rasanya berkunjung Lisbon tanpa coba egg tart dari Pasteis de Belem. Disini egg tart pertama kalinya dipasarkan di tahun 1837. Resep orisinalnya masih dijaga sampai saat ini. Cuman enam orang saja yang mengetahui resep rahasia egg tart ini.

Banyak kritikus makanan akui disini egg tart terhebat di dunia yang pernah mereka cicip. Kulitnya terbagi dalam susunan pastry renyah yang paling gurih, sesaat cream custardnya manis dan mempunyai struktur yang halus dan tebal.

  1. Menara Belem

Menara ini dahulunya adalah benteng membuat perlindungan kerajaan dari lawan yang tiba dari Sungai Tagus. Bangunan monumental ini sudah sah masuk di dalam perincian Situs Peninggalan Dunia UNESCO. Di situ kamu dapat santai sambil nikmati panorama Sungai Tagus. Elok sekali untuk jadi latar belakang selfie.

Lisbon jarang-jarang dikatakan sebagai arah rekreasi favorite di Eropa. Walau sebenarnya, kota ini simpan banyak tempat rekreasi yang elok. Kecuali instagrammable, tiap posisi mempunyai cerita yang memikat. Dasarnya tidak kalah bagus dengan kota lain di Eropa.

Untuk berbagai informasi lainya seputar wisata bisa langsung mengkunjungi halaman situs https://galeri-nusantara.com